Sunday, May 31, 2009

A story to shared

We're planning to watch movie, between Virgin 2 & Terminator.
At least, we decided to watched Terminator, yet, just me & Nora.
The rest have to attend a meeting with others.
And while waiting for the movie, we're sharing some gossip at Plus Cafe.
It's glad to spend my weekend with them.






Friday, May 29, 2009

Officially 20

B'day party is liked by everyone.
My friend, Etrie, is officially 20 year old, tonight.
I wishes her for the best in her life....
XOXO...
Heart u, BFF.










Thursday, May 28, 2009

Family


Family is not about people who have blood relation.
Family is not about ur parents and ur siblings.
The one that u can called family, is the one that u can share laugh and tears together.
The one that will protect u no matter how hurt it is.
The one who will not asked anything when u're crying, instead, 
they just sit right next to you, to let u know that u're not alone.
The one that never complain about ur mistakes but try to understand.
That is what I called family.

***
I cried a lot just now.
I think it's about 2 hours.
I just have no idea to stop the tears falling from my eyes.
Am I really have the perfect family??
Mom & Dad who take care of me for 20 years, but they didn't know what I want is, what I feel about and why I was hurt.
Sister and brother, both that have their own ego.
For some times, I just couldn't stand it anymore.
They are not my family.
They just a bunch of people that unfortunately have a blood-related with me.
They never try to understand me, instead, I keep pushing and forcing myself to understand.
I'm tired.
I can't think well.
Am I really want this family??

***
Anyway, to distract my cry, I try to browsing and look what I found.
And I smile for a minute.
They are a family, instead of best friends.
They are arguing, yes.
But they just care of each other.
And this is what I want from my family.
Togetherness 



Wednesday, May 27, 2009

"You can't make people love you, but You can make them fear you." Blair Waldorf

And I just love this Quote so much...
***

Tuesday, May 26, 2009

High Heels

This is what I'm doing during my class today.
I don't hate lecture, but I just don't in a mood for study.
Okay, let me introduce which are they belong:
Blue (mine) ; White (Nora) ; Black (Etrie)
I got another photos, but I'll post it later....
I feel sleepy right now...
So next time I'll upload the rest of the photos.

Monday, May 25, 2009

PAST


Aku menyukai kehidupanku yang sekarang.
Semuanya berjalan begitu lancar.
Hidupku terasa tenang.
Kujalani hari-hariku dengan perasaan bahagia.
Kejadian di masa lalu itu telah terhapus dari benakku, setidaknya untuk saat ini.
Hari ini, aku menyelesaikan kelas designku lebih cepat dari biasanya, jadi kuputuskan untuk menyenangkan diriku sendiri.
Aku berjalan menelusuri jalanan yang sedang dipadati oleh lautan manusia, dan di ujung jalan tersebut, aku menemukan cafe favoriteku.
Disana terkenal coffee milk macchiato dan sandwiches tuna roated, yang merupakan menu favoriteku.
Aku mengambil tempat di tengah ruangan.  Aku paling suka spot ini, karna dari sini aku bisa mengamati orang-orang yang berjalan masuk ke dalam cafe ini.
Aku juga bisa mengamati bagaimana sikap orang-orang yang sedang merasakan indahnya jatuh cinta di corner-corner cafe ini.
Jatuh cinta.   Gimana ya rasanya??
Aku sudah lupa gimana rasanya jatuh cinta.
Masa laluku membuatku tetap berada di tempat yang sama, karna aku takut salah memilih orang seperti yang kulakukan dulu.
Bell di pintu masuk berdering, yang menandakan ada orang yang baru masuk.
Kutolehkan kepalaku ke samping, dan hati ini rasanya seperti mata rasa.
Kenapa dia bisa ada disini??
Aku berusaha melarikan diriku ke negara ini, Swiss.
Dimana orang lain tidak bisa menemukanku, termasuk dirinya.
Tapi kenapa hari ini aku bisa melihat muka iblis itu lagi??
Apakah ini jodoh??
Aku segera memalingkan mukaku kembali, tapi terlambat.
Dia terlebih dahulu sudah menyadari keberadaanku.

"Lynn, kau kah itu??" serunya seraya memegang pundakku
Kutepiskan tangannya.
"Ahhh..sungguh kebetulan sekali bisa bertemu denganmu disini."
"Ya...kebetulan untukmu, kemalangan bagiku."
"Apa rasa benci itu masi ada??  Tidak bisakah kau memaafkanku??  Sudah 3 tahun berlalu, Lynn.  Lepaskanlah."
"Aku mencobanya dan aku berhasil, tapi disaat aku melihatmu lagi, rasa benci itu kembali hadir."
"Aku benar-benar meminta maaf dengan tulus kepadamu."
"Benarkah??  Aku tidak bisa membedakan mana yang tulus dan mana yang palsu, seperti dulu kau membodohiku."
"Kali ini aku bener-bener sudah berubah.  Percayalah."
"Huffff" kuhela nafasku dengan berat
"Aku berlibur disini dan 2 hari lagi aku akan pulang.  Temui aku di hotel ini, atau setidaknya hubungi aku.  Aku cuma ingin bertemen denganmu lagi."
"Aku tidak bisa."
"Kumohon pertimbangkanlah." serunya dengan nada memohon
Aku melihat ke dalam matanya, dan sinar matanya itu terlihat sungguh-sungguh.  Aku tidak sanggup menolaknya.
"Lihat saja nanti gimana."
"Baiklah.  Aku pergi dulu."
Dia berubah.  Dia sudah berubah banyak.  Dia terlihat lebih kurusan dan dewasa sekarang.
Ahhh...apa yang sedang kupikirkan??  Dia orang yang pernah menghancurkan masa depanku, tapi dia juga orang yang pernah kucintai dengan sepenuh hatiku.
Bisakah aku memaafkannya dengan tulus??
Bisakah aku berteman dengannya lagi??  
Tapi kenangan pahit akan masa lalu itu kembali menghampiriku.

***
Hari ini datang juga.
Hari dimana aku harus menghadapi masa laluku, mencoba menyelesaikannya dengan diriku dan hatiku, supaya aku bisa berjalan maju menuju masa depan yang telah menantiku.
Tapi, hati ini, masih terlilit rasa ragu.
Bisakah aku dengan tulus memaafkannya??
Kulihat secarik kertas yang dia berikan kepadaku.
"Baiklah aku akan mencarinya sekarang."  kubisik pada diriku sendiri
Dalam perjalanan, hati ini terus berdetak dengan kencangnya.
Apakah ini keputusan yang benar??
Taxi berhenti tepat di depan pintu masuk hotel.
Seorang bellboy membukakan pintu taxi untukku dan menyapaku dengan ramah.
"Aku bisa menghadapi ini semua.  Aku pasti bisa" seruku pada diriku sendiri
Sekarang.
Aku berdiri di depan pintu kamarnya, 1138.
Kukumpulkan segenap kekuatanku dan mengebel kamar tersebut.
"Ya??" seorang wanita menyahut dan membukakan pintu
"Is this Greg's room??"
"Yes.  He's in the bathroom, now.  And....may I know, who are you??"
"Friend.  Just a friend."
"Hellow.  I'm Julia, his fiance.  Wanna come in??"
"No, it's okay.  May I just ask u one question, but please answer honestly."
"Sure.  I will."
"Do u happy??  I mean married to him, do u feel happy??"
"Of course. We have been married for 2 years, and yes, of course I'm happy."
"I'm glad to hear that.  Please, give him my message."
"I will"
Kutulis sebuah pesan singkat di secarik kertas dan menyerahkannya pada Julia.
"Thank you."
"Ur welcome."
Aku tahu keputusan ini adalah keputusan yang paling benar.
Aku tersenyum dengan lebar dan berlalu pergi.

***

"Greg, a woman, left this message for you."
Greg membuka secarik kertas itu dan membacanya,
"Selamat atas pernikahanmu, walaupun terlambat.  Aku berharap kamu bahagia, karna aku juga akan hidup bahagia mulai sekarang.  Aku memaafkanmu, Greg.  Nanti, kalo kamu datang ke Swiss lagi, hubungi aku.  I'll be ur guide."

                                                                    ~Lynn~

MISS

"A picture means a thousand of words."

I agree with that Quote.
Somewhat, somehow, I just miss this moment so much.
So, when we'll plan our next trip??










Sunday, May 24, 2009

Heyheyhey....
Saturday night??
Isn't that bad for me.
Mellis picked me up at 3 something, then we headed to Palladium.
Bought the movie ticket and having our late lunch.
About 5pm, Nora arrived and we're go inside the theater.
We're wacthing "Rasa", but I have no idea that the movie can shocked me & Nora.
Well, FYI, both of us afraid to watch Horror Movie, so  even though it isn't a horror movie, but still. it has shocked us.
But, overall, I love that movie.  It got point and just different from other Indonesian Movie.
Two thumbs up dee!!

I'm not really in mood for blogging today.
So, I'll just end it in this way.

Saturday, May 23, 2009

NOT a GIFT

Become a clever student or collegian is not the best thing in my life.
For the first time, yeah....
It's fun.
Evebody want to be like me.
To be as clever as me.
But, as time goes by.
It has became a burden for me.
I'm not like to be clever anymore.
Everytime, when I got score lower than before,
My parents will scold at me, " Why ur score is lower now??  U play to much.  U should study harder and not going all night with ur friends."
I really hate that part.
My brain need to rest.
It got limitation also.
Why nobody could understand this??
I just want to be an ordinary girl.
Just an ordinary girl.
Is that too much??

Sunday, May 17, 2009

Holiday

I need a holiday.
Really need it!!
For this two weeks-weekend, I only spent it by laying at my bed and wactching DVDs.
I need refreshing, other activities, or I can died coz of boring.
So, here...
I found out, some destination, that I want as my holiday.



Saturday, May 16, 2009

Today, pretty tired for me.
I went out with Luviani started from 3 pm.
She picked me up at my office, then we are looking for a gift.
One of our best friends is going to celebrate her b'day tonight.

Huhhhh....
I'm wearing totally wrong shoes.
It's a high heel-7cm.
And after 3 hours walked at Sun Plaza, I felt
my legs almost separated from my body.

So, about 8 o'clock,
Me & Luvi going to Merdeka Walk,
And for the rest, let's the pictures speak.
I'm too tired for tonight.






Friday, May 15, 2009

Silly

I never love raining..
But I got one close friend, Luviani, who loves raining so much.
Whenever raining is coming, she will say "Yeahhh....Raining..."
Then she will go outside play a while with the raining and come back with a big big smile in her face.
So, when it's raining.
I will always remember her.

How bout me??
I don't like raining.
Not even once.
Coz raining just reminds me of sadness.

When I was a little girl,
I ever asked, " Mom, why it's raining??"
Mom said, "That's because the God about is crying."
So, I was grow up with a thingking that raining = crying.
I know it's silly.
But, somehow, I just believe it.
No believe that raining = God is crying, but
I believe that raining can be a sign of sadness.

Today, after me, Nora, Etrie, Jenny, Neni finished our class,
we found out that it was raining outside and the car park is quite far.
So, five of us used 3 umbrella to reached the car park.
Something interesting happen.
Etrie said, "Why don't we take a picture??"
All of us were agree.
So, these are our :


"Silly Action in the Rain"
Location : Car Park
Models : left to right ( Jenny, Nora, Etrie, Neni, Me )


Thursday, May 14, 2009

WWS

Heyheyhey!!!
Still remember WWS stands for what??
^^

Today, is the second time four of us wear this Giodarno t-shirt.
We bought it in Genting about 3 weeks ago.
Hmmphhh.....why Indonesia so late in updated their stuffs??
Let just says about Giodarno.
In KL, WWS t-shirt is out almost for 1 months, but in here??
It's only come out as a new arrival in this recent 2 weeks.

Wew......
I think Indonesia should increase it.
If we always late in updated stuffs, people will buy it from abroad.
Trust me, coz I do.

Well, I think, it's enough for today.
I'll upload the photo of us, then back to my activities.

I'm kinda busy today.
So, happy reading.....

WWS is THE MOVEMENT

Wednesday, May 13, 2009

Wishes

I wishes that I don't have any cellular phone, so nobody can reach me.

I'm hurting myself so bad.
What I need now, just a time.

I don't need any family help.
I don't need any friends suggestion.
I just want to be all alone.
In my loneliness, perhaps,
I can cure this wound.

Do not asked me, why.
Do not asked me, how.
Do not asked me, when.
Just give me a time.
That's all I want my friends do.

Sometimes,
There a secret that I can't share with anybody.
Neither family nor friends.
So, can I keep that secret for myself??
Let me assume, all of u, agree.

Tuesday, May 12, 2009

Stray Birds

"If you shed tears when you miss the sun, you also miss the stars"-Stray Birds- (6)

"I cannot choose the best, the best choose me"-Stray Birds- (20)

"Never be afraid of the moments, thus sings the voice of everlasting."-Stray Birds- (59)

 

By : Rabindranath Tagore


Monday, May 11, 2009

New Semester

Well,
I never realized that I'm on semester 6 now...
Wuiihhh...time flies to fast to be catched.
And.
Today, I'm going to attend my second week for this new semester.
Stess??  Of course.
This semester, I got quit difficult subject for myself, which means,
I got study harder n harder than before.
Even though it's only 5 subjects, but truly, I think it's quit hard for me.
Hmmpphhh....
For last semester, I got 4 "A" and 1 "B".
I hope I can get A straight for this semster.
Wish me luck.

So, I think it's time for me to sleep.
Have a nice dream all.

Sunday, May 10, 2009

Love in Voice

This story is about how to protect the person that u love the most,
even though, u're not by his/ her side anymore.
U'll find a way to protect her.
No matter what, how & when.

Do you believe that there's a person that has the same voice with us??
from 10 people, maybe just 2-3 people believe it.
So do I.
I don't believe it, until someday.

***
On that day, I was having an accident and hurt my leg.
I was talking with my friend through my mobile phone and suddenly,
there was a guy go approach me.
Then he was said that "Can we speak for a while??"
I was shock at the moment then I said," Fine"
We sat together then he start asked me,
"Do u realize that we're having the same voice??"
"Do we??" I answer with asking back
"Yeah.  So, instead of we're having the same voice, could u please do me a favor??  Please??"
I was silent and didn't know have to answer Yes or No.
Then he continued,
"If u're willing to help me.  I will tell u all about my life story.  The doctor said that my change to live only 3 months left.  I can't left my mother in this way.  She can't hold this all.  I'm dreadful her.  So, I really need ur help."
I neither answered Yes nor No, but that guy keep told me his life story.

He was asking me to phone his mother each year in the day he was passed away, just to told his mother that he's doing good in there and to give his mother a bravery to continue her life even though he was not by her side anymore.
1 year passed away.
I'm fill by confusion.
Now, I'm standing next to the public telephone.
I keep pick up and put back the receiver.
Can I do this??
Can I phone and talk to someone's mother and tell her a lie??
I'm fighting with myself for minutes.
Then, I pick up the receiver and dial the phone number.
An old woman picked up the phone, and I start.
"Mom, this is me."
"My son. How are you this last 1 year??  Are u fine??  Are u having enough money??  Can u sleep well at night??"
"MOm.  I'm fine. Don't worry bout me."
"Sometimes, I just want to accompany u in there."
"Don't say something like that Mom.  I'm really fine here.  Even now, I have a girlfriend.  She's a nice and a good girl.  I'm really happy.  U have to live this life with happy, k??"
That old woman keep crying and crying without say anything.  She just nodding her head.
"I have to go now.  Take care of yourself,k??  I'll call u later."
Till the end of the phone, that old woman keep crying coz of her longing to her son.

***
What did I said to that old woman is true.
I'm happy with my life and I'm having a nice and good girlfriend.
The most important is I Love Her.
Tonight, our anniversary.
She give me a hand-made sweater and she tell me to wear it.
Wanna know what I give her??
I give her a light hilt.  Hers is pink and mine is blue.
She like to play fighting with me using that light hilt like a historical Chinnese movie.
Funny??  Yeap, I think so.
But, I'm really in love with her.

We're knowing each other accidentally in a lift.
That day, I was going back from hospital after accident to my apartment.
I met her for the first time in the lift at my apartment.
Suddenly, the lift was out of order and she kept screaming.
I told her to calm down coz this kind of things often happen in my life and it was the third or fourth time this week.
Then she asked," Is that true??"
"Yea.  Because I'm thinking to repair the out-of-order lift by myself, I got fired from my office and now I'm a part time lift technician.  It's help u a lot if u can repair this kind of thing by urself."
"So why don't u repair it now??"
"Don't u see my leg's condition??  How can I repair it now??"
"So, what should we do??"
"Just what.  I'm sure that people will help us as soon as possible.  Just calm down."
"Ooohhh.."
"I'm Derick.  I'm also playing music in one of the pub.  If u have time, please come and visit me."
"But, u said that u're a lift technician, are u??"
"Yea, both of them."
She was silent for a moment then she continued,
"I'm Shinie."

U know what at that time, I was lied to her about my job as a part-time lift technician.  
I just want to comfort her and make her calm.
But, now she said that at that time, just by hearing my voice, she'll feel calm.

Today, I'm going to see doctor.  She will acompanny me to the hospital as well.
I'm getting a headache this recently week and I don't know that's going on.
She always support me and tell me that everything will be fine.
But, somehow, I just know, nothing gonna be alright.
And my feeling was right.
I'm not okay.  I'm having stadium-4 cancer and I need to do the operation to me as soon.
She's so angry to the doctor that saying the change for me to live is less than 30%.
But, I'm going to take the risk.  I want to be operated soon.

At apartment, as usual.
She will cook the lunch for me.  And u know what the lunch is??
Rice & 20 eggs.  It's her favorite menu.
And today, she's cooking instead of crying and wreaking out her emotion.
Then we sit down together to having our lunch, but she's keep crying.
She doesn't understand, why I can be calm as now, when I know that w can't live any longer.
She clean out the lunch, even though I'm not finish my lunch then she run out.
I know what she feel right now and I just want to give her some times.
I walk to my room, then I record an asking.

"To whoever out there, has the same voice with my voice, please sent me an email with ur voice sample.  I need to ask u to do me a favor.  If u don't mind, then I will tell u a story.  A story where this all begin.  I know that my life is not longer anymore and I'm not sure that I can pass the operation tomorrow.  If I can't pass tomorrow operation, please called my girlfriend every year after I passed away."

I just want to tell her in the first year, " I know u want to cry.  Don't mind, just cry out loud, but u have remember to eat, okay??  Because If u don't eat, u won't have power to cry."
In the second year, tell her,"A guy who willing to eat 20 eggs at once is a guy who really love u."
In the third year, u have said that, " Ur hand-made sweater is bigger not and the left and right hand not in the same size again."
In fourth year, "There's no people who got ability like a historical Chinnese movie.  U can't fight with people by using a light hilt."
In the five year, please tell her," I'm happy in here.  So, u have to live ur life in a happy way."
In the six year, tell her that, " I'll always love you and I know you do love me, too.  But, if u meet a guy who really love you, u should be with him, and I'm praying for u & him in here."

The day, I do my operation, she's accompany me.
She keep waving her hand to me as she know that I wouldn't be back anymore.

***

1 year passed away.
Telephone is ringing.
A girl who sit in the corner of the apartment, pick the phone.
"I know u want to cry.  Don't mind, just cry out loud, but u have remember to eat, okay??  Because If u don't eat, u won't have power to cry."

***
Finished

Love


Wew..
Gw ngerasa gimana gitu kalo ga nulis blog, biz mayan sibuk belakangan ini.^^
Hmmpphh....
Sabtu kemaren, gw baru aja nntn satu film lepas, tp dalam film itu ada 4 cerita pendek.
Semua na bagus2....
Gw paling suka cerita yang pertama & hari ini juga gw pngen share crt na.
Jadi gw bakalan re-write the story using my own words, terus nambah2 dikit.
Tp cerita originil na tetap ada.
So gw ga ada maksud buat jiplak2 karya orang lho!!
Gw cuma mau re-write & sharing cerita na ma loe2 pada.
So, I want to conclude that, all of u must watch this movie. LoLs.
It's really a good movie.

Saturday, May 9, 2009

Egg Tart part III - Fin

Dua tahun setelah Hongkong tour tersebut,  Adrianna nekat dan terus memohon pada kedua orangtua na supaya dia diperbolehkan belajar memasak di Hongkong.
Semula kedua orangtua na tidak setuju, tapi melihat keinginan Adrianna yang sangat amet, akhir na hati mereka pun luluh.
Sebelum berangkat ke Hongkong, Adrianna sempat mencari tempat tinggal yang dekat dengan universitas yang akan diikuti na.  Dia juga rajin belajar bahasa Mandarin dan Cantonese.
Setelah semua persiapan na dianggap sudah oke, barulah dia berangkat.
Kali ini yang berangkat cuma dia seorang, karna ketiga sahabat na tetap melanjutkan studi mereka di Medan.

Belajar di negera orang bukanlah hal yang mudah.  Adrianna harus banyak belajar tentang kebudayaan orang Hongkong, beradaptasi dengan cara hidup mereka, bersosialiasasi dengan orang-orang baru.
Hampir setiap hari kegiatan na disibukkan dengan project-project kuliah.
Setelah 2 bulan menetap di Hongkong, akhir na dia memiliki waktu luang untuk berjalan-jalan.
Adrianna pun mulai mengenali jalan, tidak seperti pertama kali dia berkunjung kesini, yang buta akan semua na.
Tempat pertama yang ingin Adrianna kunjungi adalah cafe tersebut.
Dia masih mengingat Hoffman.  Bahkan karna Hoffman lah, dia akhir na memutuskan untuk belajar memasak dan membuat egg tart di Hongkong.
Hati Adrianna berdegup dengan kencang saat taxi yang dia tumpangi mulai memasuki jalan dimana cafe itu berdiri.
Dia mulai memikirkan bagaimana reaksi Hoffman bertemu dengan na lagi.
Apakah pemuda itu sudah banyak berubah??
Apakah dia sudah punya pacar??
Banyak sekali yang ingin Adrianna tanyakan pada Hoffman.

Taxi berhenti tepat di cafe tersebut.
Adrianna turun dan mata na tidak ingin mempercayai apa yang baru saja dilihat na.
Cafe tersebut sudah tidak ada.  Bahkan pemilik rumah itu ingin menyewakan rumah tersebut.
Adrianna shock berat.
Bagaimana mungkin in terjadi??
Baru 2 tahun 2 bulan 6 hari dia meninggalkan Hongkong, tapi sekarang cafe itu sudah tutup.
Adrianna bertanya pada orang-orang setempat.  Dia masih sangat berharap ada orang yang tau kemana cafe tersebut pindah, tapi usaha na sia-sia.
Tidak ada orang yang tahu kenapa cafe tersebut tutup.

Demi bertemu dengan Hoffman kembali, Adrianna bertekad untuk menyewa rumah tersebut. Dia berencana membuka kembali cafe tersebut.
Dan sekarang semua na sudah terwujud.
Keinginan na membuka cafe tersebut sudah terwujud.
Dan cafe itu dia beri nama " C.U "
Makna dari nama cafe tersebut adalah "See You.  Adrianna sangat berharap suatu hari, Hoffman akan datang ke cafe tersebut dan mereka akan bertemu kembali.

*** 
"Miss.....Miss..." salah seorang waiter di cafe C.U membuyarkan lamunan Adrianna tentang masa lalu na
"Oohhh....yaa....ada apa??"
"Ada orang yang ingin bertemu dengan anda."
"Siapa??"
"Kata na dia ingin melamar pekerjaan disini."
"Tolong sampaikan pada na bahwa lowongan disini sudah terisi semua na."
"Baiklah."
Adrianna membereskan sebentar kantor na, lalu berjalan keluar dan kembali melayani tamu-tamu na.
Saat dia sedang berbicara dengan salah seorang tamu yang ada di cafe na, dia melihat seorang pemuda yang sudah tidak asing bagi na.
Adrianna permisi untuk ke depan pada tamu-tamu yang lain dan kemudian menghampiri pemuda tersebut.
"Hoffman??" seru Adrianna dengan nada kaget
Pemuda itu merasa nama na dipanggil, kemudian membalikkan badan na dan terkejut dengan siapa yang sedang berdiri di depan na.
"Hoffman, kamu kah itu??  Aku sungguh tidak percaya dapat bertemu kamu lagi." Adrianna yang sudah tidak dapat menahan rindu na, segera menghamburkan diri na ke dalam pelukan Hoffman
Tentu saja Hoffman kaget, bahkan dia tidak berani membalas pelukan Adrianna.
"Kamu....."
"Ini aku, Adrianna.  Kamu sudah lupa??"
"Adrianna??  Wow...kamu berubah banyak.  Keliatan lebih dewasa sekarang."
"Tentu saja, sudah 3 tahun berlalu bukan."
"Ya.  Tentu."  Hoffman seperti na kehabisan kata-kata
"Apa yang kamu lakukan disini??" Adrianna mencoba berbasi-basi, dia masih terlalu gengsi untuk memberitahu Hoffman bahwa dia membuka cafe ini hanya untuk bertemu dengan dirinya.
"Beberapa hari yang lalu saya lewat jalan ini, hanya pengen tahu apa yang terjadi dengan cafe setelah saya berhenti.  Ternyata cafe tersebut sudah tutup dan digantikan dengan cafe C.U.  Tadi na saya mencoba untuk melamar disini, tapi pemilik na mengatakan lowongan sudah terisi semua.  Sungguh sayang sekali.  Padahal aku sudah belajar cara membuat egg tart rasa baru."
"Kamu salah.  Kamu bisa bekerja sebagai chef disini."
"Hah??  maksud kamu??"
"Kamu bisa mulai bekerja besok disini."
"Maksud na??"
"Akulah pemilik cafe C.U ini, dan aku menerima kamu sebagai chef cafe C.U yang baru."
"Sungguh??"
"Tentu saja.  Kuharap kita bisa bekerja sama."  Adrianna mengulurkan tangan kanan na
"Ya.  Tentu"  Hoffman menjabat tangan Adrianna dengan tegas

Bagi Adrianna ini merupakan babak baru hidup na, dengan kehadiran Hoffman disamping na, kehidupan baru na baru saja akan dimulai.
***

Finished

Friday, May 8, 2009

Egg Tart part II

3 tahun yang lalu, 
Adrianna, Sasha, Crystal, Cholene pernah mengikuti tour bersama ke Hongkong.  Mereka bertiga sama-sama mengagumi keindahan akan negara Hongkong.
Kalo ke negara tetangga seperti Malaysia atau Singapore uda lumayan sering, jadi kali ini mereka memutuskan untuk pergi ke negara yang agak jauh.
Di hari terakhir dari tour hongkong, mereka diberi waktu bebas sehari untuk jalan-jalan dan shopping ke tempat yang pengen mereka kunjungi.
Adrianna, Sasha,Cholene dan Crystal dengan berbekal bahasa Cantonese yang dangkal sekali, memulai petualangan sehari di Hongkong tanpa guide.
Mereka mengambil banyak peta Hongkong dan mulai bertanya sana sini dengan bahasa Inggris mereka yang cukup terbatas.
Akhir na mereka tiba di sebuah jalan yang khusus menjual pernak-pernak dan souvenir-souvenir lain na, sedangkan di sebelah jalan tersebut penuh dengan orang-orang berjualan makanan, cafe serta restoran asing. 

Ketiga sibuk sendiri dengan acara belanja-belanja mereka, sampai akhir na Adrianna ditinggal sendiri di toko souvenir oleh Cholene, Sasha dan Crystal.
Mata Adrianna mulai berkaca-kaca dan dia mulai ketakutan karna dia ga tau jalan pulang ke hotel, ga tau sekaragn dia ada di mana, dan hari mulai menjelang sore.
Dia ketakutan dan terus berjalan dalam kerumunan orang banyak.
Kepala na sudah hampir pecah karna ga ngerti sama skali apa yang dikatakan oleh penduduk setempat sana.
Kebanyakkan penjual jalan tersebut terus menarik tangan na untuk membeli barang dagangan mereka, bahkan yang merepet ga jelas.
"Stop it..." Adrianna berteriak yang ngebuat semua orang mulai menjauh na
Tapi Adrianna malah merasa lega dengan keadaan tersebut.  Dengan langkah gontai dia terus berjalan berharap menemukan sebuah petunjuk jalan atau orang yang bisa mengerti bahasa Indonesia atau setidak na Inggris.

Adrianna berhenti di depan sebuah cafe yang menarik perhatian na.  Dia kemudian memutuskan untuk mengistirahatkan kaki na dan mengisi perut na di cafe tersebut.
Salah seorang pelayan disana bertanya dengan bahasa Cantonese, dan lagi-lagi Adrianna ingin berteriak bahwa dia sama sekali tidak mengerti apa yang mereka tanyakan.
"Can someone in this cafe speak english??  I don't understand what you guys said at all."  Adrianna bertanya dengan nada frustasi dan tinggi
Semua orang berhenti dengan aktivitas mereka dan dengan serempak melihat ke arah Adrianna.
Yang dilihat pun jadi malu.
Akhir na seorang pemuda berumur 20an gitu keluar dan berbisik kepada pelayan ayng bertanya pada Adrianna.
Kemudian dia berjalan menuju meja Adrianna dan bertanya dalam bahasa Inggris.
"Saya bisa berbahasa Inggris.  Ada yang bisa saya bantu??"  tanya pemuda tersebut sambil tersenyum
"Akhir na.  Kamu emank dewa penolongku.  kamu tau ga, aku tuc hampir gila mendengar semua orang bertanya padaku dengan bahasa yang sama skali aku ga ngerti."
"Tenang saja.  Aku akan membantumu.  Apa yang pengen kamu order??"
"Hmmpphhh..menu favorite di cafe ini apa??"
"Egg tart.  Itu menu favorite semua orang disini.  Saya jamin kamu akan ketagihan begitu mencoba na."
"Benarkah?? Aku mau mencoba na."
"Baiklah...untuk minuman, saya yang akan memilihkan na untuk mu."
"Okay.....thankq..."

Ternyata pemuda yang merupakan chef merangkap waiter di cafe itu bernama Hoffman Yeung. Dia belajar membuat egg tart dari nenek na yang juga seorang chef. 
Adrianna terlihat sangat senang mengobrol dengan Hoffman.
Mereka mengobrol tentang banyak hal.  Mulai dari cara membuat egg tart, kebudayaan orang Hongkong hingga cita-cita yang pengen digapai.
Adrianna juga menceritakan pada Hoffman bagaimana dia tersesat dan akhir na sampai di cafe ini. 
Bagi Hoffman, ini nama na takdir dan dia sangat seneng jika mendapat temen baru yang asik diajak ngobrol seperti Adrianna.
Waktu 3 jam keliatan na sangatlah singkat bagi Adrianna dan Hoffman yang masih belum kehabisan topik.  Mereka terus mengobrol dengan asik na tanpa mengindahkan orang-orang yang berada di sekeliling mereka.
"Na, jam kerjaku sudah selesai.  Aku harus pulang sekarang." Hoffman berdiri sambil merapikan seragam na
"Hah??  Kalo kamu pulang, bagaimana denganku??"
Hoffman memukul kepala Adrianna dengan ringan
"Dasar bodoh.  Kamu pikir aku akan meninggalkanmu disini??"
Adrianna tidak menjawab apa-apa, dia cuma tersenyum dan kedua pipi na mulai memerah kayak tomat.
"Aku akan mengantarkanmu kembali ke hotel, tapi aku naik motor.  Kamu tidak keberatan kan??"  lanjut Hoffman 
"Tidak....Tentu saja tidak." Adrianna menjawab na dengan senyum selebar mungkin.

***
Ternyata jarak antara hotel dan cafe tempat Hoffman bekerja tidak terlalu jauh, dengan mengendarai motor, lebih kurang 30 menit sudah nyampe.
Sepanjang perjalanan, Adrianna memeluk punggung Hoffman dengan erat na.
Bukan na karna ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan, tapi bagi Adrianna inilah pertama kali na dia naek motor.
Walaupun Hoffman tidak mengendari na dengan kencang, tapi Adrianna masih sedikit takut.
"Terima kasih sudah mengantarku."
"Sama-sama.  Aku seneng bertemu dan berteman denganmu."
"Aku juga.  Sayang, besok aku sudah harus pulang, kalo tidak kamu kan bisa menbawaku jalan-jalan." terdengar nada kecewa dalam kata-kata na
"Iya, sayang sekali.  tapi, jangan khawatir.  Lain kali kalo kamu datang kesini lagi, kamu bisa mencariku di cafe itu dan aku pasti akan membawamu jalan-jalan."
"Benarkah??"
"Iya.  Aku janji."
"Anak laki-laki tidak boleh mengingkari janji ya."
"Iya.  Aku harus kembali sekarang.  Sampai jumpa lagi."
"Sampai jumpa lagi."
Adrianna baru masuk ke dalam hotel setelah punggung Hoffman tidak keliatan lagi.
"Aduh... kok gw bisa lupa ya minta no hp na." sesal Adrianna dalam hati

***
to be continued
Design Downloaded from Free Blogger Templates | Free Website Templates